Posts

Showing posts with the label fiksi

Mungkin Memang Benar

mungkin memang benar, cinta menyergapmu tanpa peringatan.. mungkin memang benar, cinta memelukmu dari belakang.. mungkin memang benar, cinta tak berwujud tetapi ada.. aku melihatmu, dengan mataku, dengan hatiku.. aku mendengarmu, dengan telingaku, dengan jiwaku.. aku merasakanmu, dengan hatiku, dengan jiwaku.. aku pernah ragu mencintaimu, pernah pula menolak jatuh cinta padamu, tapi kini aku harus menyerah kepadamu..

Tentang Rindu, Bicara Kamu

Image
(1) Jika aku langit dan kamu bumi Sayangnya hujan tidak turun malam ini, malaikat juga tidak jadi mengirimkan pesan rinduku padamu (2) Jika aku puncak dan kamu samudera Setiap waktu aku mengalirkan rinduku padamu, sayangnya ada aliran rindu lain yang memotong jalurku dan lebih cepat sampai padamu. Ah, aku terlambat (3) Jika aku pena dan kamu buku Ribuan kata rindu ingin segera kutuangkan padamu, sayangnya tintaku habis dipakai orang Untuk kalian, tidak perlu takut merindu :)

Your True Love Will Come To You, Believe Me!

By Cupid “Kiri, Bang!” teriak Meg gusar. Ibu penumpang yang berdiri tepat di sampingnya mengomel dengan suara pelan. Meg nyengir lebar sambil menganggukkan kepalanya pada ibu penumpang tadi dan beringsut turun dari bis. Meg menghembuskan nafas lega begitu keluar dari bis yang padat berisi tadi. Sambil merapikan kemejanya, Meg berjalan masuk menuju mall besar di depannya. Kakinya melangkah cepat menuju Starbucks Coffee dan melongokkan kepalanya ke dalam. Seorang perempuan berkucir kuda yang melihat Meg datang, melambaikan tangannya kuat-kuat. Perempuan di depannya menoleh ke arah Meg dan tersenyum lebar. Meg yang kemudian melihat mereka langsung berlari kecil menghampiri. “Geng!” Meg menghempaskan pantatnya begitu sampai di hadapan dua perempuan tadi. “Lama bener kuliah?” tanya Saras, si perempuan berkucir kuda. “Nggak Ras. Bisnya aja ngetem di mana-mana,” Meg memberi alasan. Dia mengambil gelas terdekat di depannya dan menyeruputnya banyak-banyak sampai Sabri...

Aku Diam (ketika) Aku Diam (karena)

Aku diam... ketika terlalu banyak pikiran dalam benakku, dan aku sedang berusaha mengurainya satu per satu Aku diam... ketika aku marah, aku kesal, dan aku sedang berusaha meredamnya Aku diam... ketika aku sedih, ingin menangis, dan aku sedang berusaha menahannya karena ketika sekali kubuka mulut maka air mata akan ikut mengalir atau Aku diam... karena tidak ada yang ingin kubicarakan karena aku hanya ingin diam

Scene (...) "Oh My Lazy"

In the middle of interview, A : "What is your hobby?" B : "As written in my personal data, my hobby is reading." A : "So, you like reading the most?" B : (think hard) A : (waiting impatienly) B : (mumbling) "I think I should change my hobby written on my personal data." A : "Sorry?" B : "I mean, I should change it to something else." A : "Okay. What is that?" B : "I like sleeping much than reading, recently." A : (can't talk) B : (smiling bright) A : "O-okay. Why?" B : "Hobby is something that could make you refresh, right? So, I choose sleeping is my recently hobby. It more relaxing than reading." (laughing) A : "Tell it in simple way." B : "Sorry?" A : "You're a lazy woman. Oh my lazy" It's not as same as my thought then, but it similar haha. I thought this random crazy thing when I rode my motorcycle to somewhere :p Enjo...

Cerita Kamu dan Mereka

Image
Orang-orang datang dan pergi, dengan cepat, masuk dan keluar ke dan dari kehidupanmu Menorehkan warna-warni kumpulan kisah hidupmu Maka akan terlihat, seiring waktu Siapa-siapa sajakah yang akan bertahan bersamamu Mereka yang akan tetap berdiri di sampingmu Mereka yang mengulurkan tangan ketika kamu terjatuh Mereka yang ketika kamu melakukan salah akan menamparmu, mengingatkanmu Mereka yang berani mengoreksimu Mereka yang mengerti kekuranganmu, tapi tetap menggandeng tanganmu dengan tulus Mereka yang akan tersenyum menguatkanmu Mereka yang ikut menangis karenamu Mereka yang benar-benar menyayangimu Jangan sekalipun merasa sendiri, kamu Temukan mereka, di sekelilingmu, di hatimu Temukan Mereka-mu :)

Aku Mulai Bosan

Aku mulai bosan Bosan pada puisi bernafas roman Bosan pada cerita bertema roman Bosan pada lagu-lagu roman Bosan pada roman, roman, roman Aku mulai bosan Bosan pada keluh kesah tentang cinta Bosan pada galau karena cinta Bosan pada tangis karena cinta Bosan pada segala kesedihan karena cinta Begini, bukannya aku bosan menunggu cinta Aku hanya bosan pada omong kosong tentang cinta Ya, aku tahu cinta itu indah Cinta berarti bahagia Cinta mengerti setia Cinta itu menunggu Makanya, aku masih setia menunggu cinta dengan keyakinan akan bahagia Hanya, aku bosan pada omong kosong tentang cinta yang isinya sebenarnya seperti kata-kata putus asa lagi-lagi, karena cinta

KITA (Another Side Story)

Aku keluar dari bandara, menghirup udara Indonesia sebanyak-banyaknya, seolah-olah aku akan segera kehilangan baunya. Aku tersenyum lebar. Sambil berjalan menuju taksi terdekat, aku mengambil smartphone . Nomor Indonesia baru yang aku beli sesaat setelah turun dari pesawat itu segera tersambung ke nomor telepon yang paling kuingat. Sial! Betapa ternyata aku merindukan bocah ini , pikirku senang. Aku masuk ke taksi tercepat yang kutemukan lalu menyebutkan sebuah alamat kafe. Ya, sebuah kafe. “Halo?” sapa seorang perempuan di seberang. Aku hampir terlonjak senang mendengar suaranya. “Ini Rega,” jawabku singkat. Kemudian hening. Aku mengerutkan kening, bingung dengan reaksi Seira. “Kamu di mana?” hanya itu yang keluar dari mulutnya. Tidak terdengar sedikitpun perasaan senang seperti apa yang kurasakan. Aku sempat kecewa menyadarinya. “Aku baru keluar dari bandara. Meet up yuk. Kafe biasa ya. Aku otw ke sana,” kataku cepat. Hening lagi. Rasanya aku hampir berter...

Aku Ini Perempuan

Aku ini perempuan, masih merasa: bukan yang seharusnya mengetikkan 'hai, apa kabarmu hari ini?' padamu terlebih dahulu Aku ini perempuan, masih merasa: bukan yang seharusnya mengatakan 'rindu' padamu terlebih dahulu Aku ini perempuan, masih merasa: bukan yang seharusnya berteriak 'aku menyukaimu' padamu terlebih dahulu Aku ini perempuan Kau itu lelaki, yang kurasa: seharusnya kaulah yang terlebih dahulu menyapaku Kau itu lelaki, yang kurasa: seharusnya kaulah yang terlebih dahulu membisikkan rindu di telingaku Kau itu lelaki, yang kurasa: seharusnya kaulah yang terlebih dahulu menyatakan hatimu padaku Aku ini perempuan Hari ini sedang menginginkanmu, berharap tentangmu Aku ini perempuan Hari ini pula aku takut kau tidak merasakan apa yang kurasakan Aku ini perempuan dan kau itu lelaki "Kita ini berbeda, mungkin akan menjadi indah jika kita bisa saling melengkapi" Setidaknya, itu yang ada dalam...

[FanFic] Scandal Maker; Code Name Heechul

“Heechul akan Menyelesaikan Wajib Militernya dalam Waktu Dekat” Suri berjalan cepat menuju ruang tengah, melirik sekilas tabloid yang sudah dibelinya sejak dua bulan yang lalu. Kalau bukan karena Hyorin yang memaksanya membeli tabloid itu, dia tidak akan pernah menyentuh segala hal yang berhubungan dengan Heechul. Suri menghela nafas. Sekali lagi dia melirik tabloid itu. Kemudian perhatiannya teralih pada kalender yang tergantung di atas televisi. Mestinya Heechul pulang lusa. Suri mendesah lagi. Tanpa berita tabloid pun aku tahu kapan Heenim pulang , gerutunya dalam hati. Suri berhenti di meja makan. Mengambil setoples tortilla chips lalu bersandar di kaki sofa sambil meluruskan kakinya, bersiap mencari hiburan di televisi. Suri memindah channel berkali-kali. Tidak ada satupun yang menarik perhatiannya, kecuali tortilla chips nya yang pelan-pelan berkurang . Dia menoleh ke arah telepon yang bergeming. “AAARGH!” Suri berteriak kesal. Dia benci sendirian di rumah. Ah ...

Rahasia Lain Istana Langit

Akan kuceritakan sebuah kisah lain. Sebuah rahasia tentang istana langit dan penghuninya.  Barangkali ini sekedar kisah cinta biasa. Bertaburkan rayuan, cumbuan, nafsu. Pun juga iri hati dan cemburu. Tapi simaklah sejenak, mungkin kau tertarik mengikuti kisahnya. Tentang Zeus. Diminati para wanita karena ketampanannya, kekuatannya, kejayaannya, kuasanya, kemahaannya. Betapa tiap wanita ingin dicumbu olehnya. Tapi sayang, hanya satu wanita yang kemudian menaklukkan hatinya. Dan telah dilangsungkan pernikahan mereka sejak berabad-abad yang lalu. Wanita beruntung itu bernama Hera. Tentang Hera. Kecantikannya mungkin sedang saja. Tapi kebaikan hatinya tersohor seantero negeri. Maka, bertemulah dia dengan Zeus. Jatuh cintalah mereka berdua. Dengan disuntingnya Hera oleh Zeus, patahlah hati para wanita. Hanya saja, sesempurnya Hera di mata Zeus, tetap saja gunjingan yang berasal dari hati yang patah akan terus mengalir. Gunjingan itu bertitel: Hera tidak bisa hamil yang ar...

KITA

Image
Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti Lomba Menulis yang  diadakan Penerbit Haru. Info: penerbitharu.wordpress.com Aku memandang kalender yang tergantung di depanku. Hari yang sama, setahun yang lalu. "Aku suka kamu,” aku berkata sungguh-sungguh. Cowok di depanku termangu, sedetik, dua detik, tiga, lalu terbahak sampai-sampai dia harus memegangi perutnya. Aku memandangnya tajam. Rega, sahabatku, perlahan menghentikan tawanya. Mungkin dia sadar bahwa aku serius. “Ehm, maaf Sei. Cuma nggak biasanya aja kamu begini,” Rega kemudian tersenyum, menepuk puncak kepalaku seperti biasa. Mataku memanas, tanganku mulai berkeringat dingin, kakiku gemetaran, dan yang pasti jantungku berdegup tidak karuan. Otakku mulai membunyikan sirinenya, mengutuk keras-keras pernyataan barusan, ini salah! Rega menyadari gelagatku. Dia hanya menggandeng tanganku. “Pulang, yuk,” dia berkata ringan, seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Rega tidak pernah m...

Sajak Kecil

tak akan bisa disebut cinta jika kau tak merasakan pahitnya perasaan yang selalu menimbulkan tanya, perasaan yang selalu menimbulkan bahagia dan tawa dan tak pernah lupa meninggalkan luka kepada siapapun yang terjebak di dalamnya rasakan saja melodinya, ikuti kemana suara hatimu mengalun jangan pernah kau berusaha mendustai apa yang hatimu rasakan karena perasaanmu selalu benar walaupun cinta yang kau rasakan tak selalu bahagia -@ditadiyu- cinta tak pernah terduga datangnya cinta menyergap siapa saja yang diinginkannya cinta tidak menilai benar atau salah cinta bicara melalui hati biar saja rasa itu mengalir warnai lembar hidup kita takperlu tebak bagaimana akhirnya biar cinta tentukan sendiri muaranya -@fitriasfari- "jika kau menikmati sakitnya, maka itulah cinta" ya kunikmati saja sakitnya hati yang patah bahkan kujadikan ia cambuk semangat bolehkah? aku mencintaimu dan tak lagi khawatir akan kehilanganmu karena utuh bayangmu ...

Galau

Suatu ketika aku memutuskan untuk menutup hatiku (lagi) Tapi kehadiranmu yang tak kusangka akhirnya merobohkan keteguhanku Aku ingin bercerita.. Awalnya tak pernah kuduga aku akan kembali berdebar seperti ini Apalagi hanya karenamu Apalagi aku sudah merasa cukup bersedih dan kecewa karena seseorang Kita memang bukan teman dekat Hanya sekedar teman biasa bahkan Kita hanya berbicara jika itu perlu Kita hanya ngobrol kalau keadaan memaksa kita begitu Aneh bukan? Aku pikir seperti itu Sebenarnya aku berusaha hentikan perasaan ini Tapi aku lelah jika harus terus membelenggunya Sekarang kubiarkan rasa itu mengalir Entah bagaimana nanti muaranya Kamu, Sepertinya aku jatuh cinta padamu #galau haha

Something We Called "Menye"

Let's talk some menyemenye's thing :D "Aku tidak bisa mengartikan hatiku dengan mudah, tak juga secara gampang. Aku kadang belum mengerti tentang rasa campur aduk yang seperti ini. Mungkin aku bilang kagum saat ini, tapi lain waktu bisa saja kukata suka. Tapi bukan tak mungkin suatu hari aku sayang. Satu hal yang kupahami tentang hatiku: abstrak. Entahlah."

Benci

Sungguh. Aku TAK PERNAH MEMINTA untuk kenal denganmu. Sungguh. Aku TAK PERNAH BERHARAP untuk dekat denganmu. Tapi ini yang terjadi. Bahkan AKU JATUH CINTA padamu. Memang awalnya aku merasa bahagia. Aku tidak bohong. Segalanya seperti mimpi. Seolah-olah semua menjadi warna-warni, bagaikan pelangi. Lalu perlahan-lahan, mulai hitam putih lagi. Dan ITU JUGA KARENA KAMU. Aku berterimakasih atas semua yang kamu beri. Saat itu aku akan berterimakasih dengan penuh rasa senang. Tapi kali ini tidak. Kamu tau, aku UCAPKAN TERIMA KASIH DENGAN PENUH KEBENCIAN . Berani sekali kamu??!! Mengacaukan hidupku, menghancurkan asaku. Berani sekali??!! Kamu mengubahku menjadi SOSOK PEMBENCI. Kepada kamu DENGAN PENUH KEBENCIAN, kukatakan AKU AKAN MELUPAKANMU karena saat ini AKU MEMBENCIMU!

Luka

Ah! Sayapku patah! Tak bisa lagi aku terbang Tak bisa lagi aku pergi Hanya diam di sini, sendiri, sepi Bisa bantu aku? Sembuhkan sayapku Sembuhkan hatiku Agar aku mampu terbang tinggi lagi Agar aku mampu tersenyum kembali ------------------------------------------------------------ Ini luka Ya, aku tau Ini sakit Ya, aku mengerti Aku terlalu sering merasa begini maka aku tau apa itu semua Tapi sekalipun tak pernah Aku bisa sembuhkan lukaku; sakitku Tak pernah aku sanggup Menutup lubang hatiku

Tentang Hatiku

Aku tak peduli lagi apa kata mereka Aku tak peduli lagi hujatan mereka Aku tak peduli lagi lirik sinis mereka Aku tak peduli lagi jika semua itu tentang kita Aku pun tak peduli kau siapa Aku pun tak peduli kau bagaimana Aku tak peduli Yang aku yakini Perasaanku, hatiku, jiwaku telah memilihmu Untuk menjadi yang tercinta Yang aku tau pasti Aku tak menyesal telah menjadikanmu Yang tercinta..

Pernahkah Kau?

Pernah kau rasa cinta sedalam ini? Pernah jau rasa cinta setulus ini? Pernah kau? Aku tidak Tidak sebelum ini Tidak sebelum denganmu Aku sudah berusaha untuk tak terjatuh lagi dalam jurang cinta yang liar Tapi ini nyatanya Aku terperosok dan tak sanggup bangkit tak sanggup lepas dari jerat cintamu Jika aku boleh memilih Aku ingin bertahan bersamamu Aku ingin tetap denganmu Kalau bisa aku meminta Tolong jangan tinggalkan aku Tolong jangan pergi dari khayalku Ah.. Aku memang terlanjur mencintaimu